Contoh MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA JELAJAH NUSANTARA

 

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

JELAJAH NUSANTARA

 


INFORMASI UMUM

A.        IDENTITAS MODUL

Penyusun                     :    

Jenjang Sekolah         :    

Mata Pelajaran           :    Bahasa Indonesia

Fase / Kelas                 :    D / 7

Alokasi Waktu            :    6 JP (Pertemuan Ke-1)

Tahun Penyusunan    :    2023 - 2024

Elemen CP                  :    Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu mengevaluasi informasi melalui penilaian ketepatan gagasan, pikiran, arahan, pandangan, atau pesan dari teks deskripsi, laporan, narasi, rekon, eksplanasi, eksposisi dan diskusi, dari teks tulis, visual, audiovisual dengan membandingkan informasi tersebut dengan pengalaman dan pengetahuannya. Peserta didik juga mampu menilai pemilihan diksi, kosakata, serta cara penyajian data sesuai dengan tipe teks dan tujuan penulisan pada teks fiksi dan informasional secara sederhana. Peserta didik menilai elemen intrinsik seperti alur dan perubahan sikap tokoh dalam teks fiksi. Peserta didik mulai mampu menggunakan sumber informasi lain untuk menilai akurasi informasi pada teks yang sesuai jenjangnya.

B.  KOMPETENSI AWAL

§  Menemukan informasi eksplisit pada teks deskripsi dan menyimpulkannya melalui kegiatan menjawab pertanyaan dengan tepat.

§  Mengidentifikasi gaya penulisan teks deskripsi di media sosial dengan menuliskan kalimat ungkapan yang menyapa pembaca dengan baik.

§  Mengembangkan pemahamannya terhadap kata-kata yang jarang muncul dengan menemukan arti kata pada kamus secara mandiri dan tepat

C.  PROFILPELAJAR PANCASILA

§  Mandiri

§  Bernalar kritis

§  Kreatif.

D.  SARANADAN PRASARANA

§  Sumber Belajar Utama : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Bahasa Indonesia, Buku Siswa SMP Kelas VII, Penulis: Rakhma Subarna, Sofie Dewayani, C. Erni Setyowati.

§  Sumber Belajar Pendukung : Wordpress Laman Badan Bahasa Kemendikbud, KBBI, YouTube,

E.  TARGET PESERTA DIDIK

§  Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.

§  Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin

F.  MODEL PEMBELAJARAN

§  Model pembelajaran tatap muka,

G.  POKOK MATERI

§  Mengakses Informasi dan Mengambil Simpulan dari Teks Deskripsi

§  Mengenali Gaya Penulisan pada Teks Deskripsi di Media Sosial.

§  Menjelajahi Arti Kata Menggunakan Kamus

KOMPNEN INTI

A.  TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

§  Peserta didik dapat menemukan informasi eksplisit pada teks deskripsi dan menyimpulkannya melalui kegiatan menjawab pertanyaan dengan tepat.

§  Peserta didik mengidentifikasi gaya penulisan teks deskripsi di media sosial dengan menuliskan kalimat ungkapan yang menyapa pembaca dengan baik.

§  Peserta didik mengembangkan pemahamannya terhadap kata-kata yang jarang muncul dengan menemukan arti kata pada kamus secara mandiri dan tepat.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

  • Meningkatkan kemampuan siswa tentang memahami, menyimpulkan informasi dalam teks deskripsi, membandingkan unsur, ciri-ciri kalimat, serta mengenali unsur kebahasaan dari teks deskripsi yang dibaca dan diperdengarkan kepadanya, peserta didik mampu menyajikan deskripsi suatu benda secara lisan, tertulis, dan audiovisual dengan efektif dan menarik

C. PERTANYAAN PEMANTIK

§  Mengapa teks deskripsi penting bagi kita?

§  Apa saja unsur teks deskripsi yang baik?

§  Bagaimana menyajikan teks deskripsi yang baik?

D.  SIAP-SIAP BELAJAR

Bapak dan Ibu Guru, peserta didik akan memahami pembelajarandengan lebih mudah apabila mereka diajak untuk berpikir tentang temapembelajaran. Peserta didik dapat mengaktifkan pengetahuan latarmereka dengan mencurahkan hal yang telah mereka ketahui tentangtema pembelajaran. Gambar pada pembuka Bab I dapat digunakan untukmemediasi diskusi dengan peserta didik. Gunakan tabel pada Buku Siswauntuk mengeksplorasi pengetahuan mereka tentang benda-benda yangditampilkan pada gambar dan benda-benda yang belum mereka ketahui.

Peserta didik juga dapat menambahkan pertanyaan tentang benda yangbelum diketahui. Kegiatan curah gagasan ini dapat dilakukan secaraindividual. Namun demikian, guru dapat melakukannya dalam diskusiklasikal untuk seluruh kelas. Kegiatan klasikal ini membiasakan pesertadidik dengan aturan berdiskusi dan menyampaikan pendapat. Selain itu,guru dapat memperagakan proses berpikir ketika memirsa gambar kepadaseluruh peserta didik di kelas.

 

E.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Awal

a.  Guru membuka kegiatan dengan aktifitas rutin kelas, sesuai kesepakatan kelas ( menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran ).

b.  Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa.

c.  Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan sikap disiplin setiap saat dan manfaatnya bagi tercapai cita-cita

d.  Menyanyikan lagu Garuda Pancasila atau lagu nasional lainnya. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme.

e.  Pembiasaan membaca/ menulis/ mendengarkan/ berbicaraselama 15-20 menit materi non pelajaran seperti tokoh dunia, kesehatan, kebersihan, makanan/minuman sehat ,cerita inspirasi dan motivasi.

f.  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran..

 

Kegiatan Inti

Kegiatan 1:

Mengakses Informasi dan Mengambil Simpulan dari Teks Deskripsi.

Sebelum Membaca:

a. Peserta didik dapat diminta untuk duduk dalam kelompok sebelum mereka membaca bacaan “Pantan Terong yang Insta gramable” secara mandiri.

b. Guru dapat memperagakan teknik menganotasi. Guru membacakan nyaring beberapa kalimat, lalu berhenti atau mengulang frasa yang belum dipahami. Guru menunjukkan cara menandai frasa tersebut, kemudian mencatatnya.

 

Selama Membaca:

a. Guru berkeliling untuk menjawab pertanyaan peserta didik tentang kata atau frasa yang belum dipahami.

b. Guru juga dapat menawarkan bantuan kepada peserta didik yang terlihat mengalami kesulitan membaca.

Setelah Membaca:

a. Dalam kelompok, minta peserta didik menganalisis teks deskripsi “Pantan Terong yang Instagramable” dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengakses informasi (nomor 1 dan 2) dan membuat simpulan (nomor 3, 4, dan 5) dalam buku peserta didik.

b. Kata-kata Instagramable, blog, adalah istilah media sosial yang saat ini tak asing bagi peserta didik SMP. Namun, bukannya tak mungkin peserta didik belum mengenal istilah tersebut karena terbatasnya aksesnya kepada jaringan internet. Tanyakan kepada peserta didik siapa yang mengenal istilah sosial media tersebut, dan minta mereka menjelaskan kepada teman sekelasnya.

 

Kegiatan 2:

Mengenali Gaya Penulisan pada Teks Deskripsi di Media Sosial

a.         Sebagian peserta didik di kelas Bapak dan Ibu mungkin adalah pembaca dan pengguna media sosial. Namun demikian, bukan tidak mungkin Bapak dan Ibu memiliki peserta didik yang belum pernah mengeksplorasi media sosial.

b.         Guru dapat menunjukkan contoh ragam tulisan di media sosial dan mengamati gaya penulis menyapa pembaca. Tunjukkan pula gaya penulis berkomunikasi dengan akrab kepada pembaca. Ketika memilih tulisan di media sosial, pilihlah tulisan dengan topik yang sesuai dengan pemahaman dan minat peserta didik.

Berikut adalah contoh jawaban peserta didik tentang ungkapan akrab yang digunakan Rafa dalam blognya.

1.  Kata paman, kalian juga dapat menikmati pelangi yang muncul setelah hujan. Wah, aku jadi penasaran. Lain kali aku harus ke sini lagi.

2.  Setelah berswafoto, apa lagi? Di sini kalian pun dapat mencicipi aneka jenis sajian kopi asli Tanah Gayo.

3.  Segera berwisata ke Aceh dan menikmati kecantikan Pantan Terong, ya!

Selain ketiga jawaban di atas, tentunya peserta didik dapat menunjukkan ungkapan lain pada tulisan Rafa yang terasa akrab bagi peserta didik.

 

Kegiatan 3:

Menjelajahi Arti Kata Menggunakan Kamus

a.       Penguasaan kosakata membantu peserta didik memahami isi bacaan.

b.      Peserta didik dapat diperkenalkan dengan beberapa strategi memahamiarti kosakata yang belum dipahami, salah satunya adalah menavigasikamus dan tesaurus.

a. Untuk memperdalam pengetahuan peserta didik tentang Pantan Terong, tentunya guru dapat menampilkan gambar atau video yang menyajikan keindahan tempat wisata ini.

b.  Untuk memperdalam makna dan penggunaan kata 'swafoto', 'suvenir', 'kontras', dan 'perajin', guru meminta peserta didik mengisi kalimat rumpang yang terdapat di bawah wacana tersebut setelah meminta peserta didik mencari arti kata tersebut. Peserta didik dapat mempelajari kamus secara individual apabila jumlah kamus memungkinkan, atau melakukannya dalam kelompok. Alternatifnya, guru dapat meminta peserta didik mencari kata dalam kamus bergantian lalu membaca artinya dengan lantang ke seluruh teman di kelas.

c.  Catatlah partisipasi dan kemampuan peserta didik dalam lembar penilaian berikut ini. Guru tentunya dapat mengembangkan lembar penilaian yang berbeda.

 

Kegiatan Penutup

a.  Menyimpulkan pembelajaran bahwa Dengan meminta siswa untuk mengungkapkan pendapatnya terkait dengan materi pembelajaran yang telah dilaksanakan.

b.  Guru Bersama siswa menutup kegiatan dengan doa dan salam.

 

F.  REFLEKSI

Kegiatan refleksi pada akhir Bab I ini bertujuan untuk:

a.  Memetakan kemampuan peserta didik kelas tujuh di awal tahun ajaran sebagai masukan bagi guru untuk merumuskan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi tiap peserta didik pada bab berikutnya dan

b.  Menilai efektifitas strategi dan metode pembelajaran yang dipilih guru dan merumuskan cara untuk menyempurnakannya pada bab berikutnya.

 

Kedua tujuan ini diperinci pada bagian berikut.

A. Memetakan Kemampuan Awal Peserta didik

1.  Pada akhir Bab I ini, guru telah melakukan penilaian formatif untuk memetakan peserta didik sesuai dengan kemampuan mereka dalam:

a.  Mengembangkan pemahamannya terhadap kata-kata yang jarang muncul dengan menemukan arti kata pada kamus secara mandiri dan tepat,

b.  Menilai efektivitas informasi dengan berlatih menganalisis deskripsi teks dan visual dalam pamflet dengan kritis,

c.  Menganalisis ragam teks deskripsi lisan dengan membandingkan ciri-ciri kalimat yang menjelaskan objek yang berbeda dengan baik, dan

d.  Mmenulis teks deskripsi sederhana dengan berlatih menjelaskan benda kesukaannya dengan baik, sesuai dengan konteks dan pembaca.

Informasi ini menjadi pemetaan awal untuk merumuskan strategi pembelajaran pada bab berikutnya. Peserta didik yang belum memenuhi tujuan pembelajaran perlu mendapatkan pendampingan khusus dalam

 

kegiatan pengayaan pada bab berikutnya.

2.  Rumuskan kemampuan peserta didik tersebut dalam data pemetaan sebagai berikut (diisi dengan skor yang diperoleh peserta didik pada setiap kegiatan).

Tabel 1.13 Tabel Pemetaan Kemampuan Peserta Didik

No.

Nama Peserta Didik

Mengenali Arti Kosakata pada Kamus

Menganalisis Efektivitas Sajian pada Pamflet

Menganalisis Teks Deskripsi Lisan

Menulis Teks Deskripsi Sederhana

1

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

                 1: kurang               2: cukup                       3: baik                    4: sangat baik

3.  Merujuk kepada tabel ini, guru merencanakan pendekatan pembelajaran pada bab berikutnya. Guru memetakan peserta didik untuk mendapatkan bimbingan secara individual atau bimbingan dalam kelompok kecil melalui kegiatan pendampingan atau perancah. Guru juga perlu merencanakan kegiatan pengayaan untuk peserta didik yang memiliki minat khusus atau kemampuan belajar di atas teman-temannya. Dengan demikian, penilaian akhir bab ini membantu guru untuk merencanakan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kompetensi peserta didik.

Guru juga perlu mendampingi peserta didik melakukan refleksi terhadap kemampuan dan proses belajar mereka.

No.

Pada Bab I Ini:

Sudah Bisa

Masih Perlu Belajar Lagi

1

Saya mengidentifikasi beragam teks deskripsi, baik yang menggambarkan keindahan alam maupun benda.

 

 

2

Saya menemukan informasi dan membuat simpulan dari teks deskripsi tentang keindahan alam.

 

 

3

Saya mengidentifikasi gaya menyapa pembaca pada teks deskripsi di media sosial.

 

 

Guru mendampingi peserta didik merefleksi kemampuannya pada setiap kegiatan dengan memberikan masukan berikut:

a.  Apakah kegiatan tersebut dapat dilakukannya dengan mandiri?

b.  Apakah kegiatan tersebut dapat dilakukannya dengan terlebih dulu bertanya kepada teman atau guru, atau melihat teman melakukannya?

c.  Apakah kegiatan tersebut tidak dipahaminya sama sekali atau tidak dapat dilakukannya tanpa bantuan teman atau guru?

Selain itu, guru perlu membantu peserta didik merefleksi proses belajarnya saat mengisi tabel berikut dengan mengingatkan peserta didik terhadap usaha yang dilakukannya saat melakukan kegiatan-kegiatan pada Bab I Buku Siswa.

Tabel 1.14 Tabel Refleksi Peserta Didik

Pengetahuan atau keterampilan yang sudah saya pelajari

1. .................................................................................................................

2. .................................................................................................................

Refleksi Proses Belajar

1. Kegiatan yang paling sulit bagi saya pada bab ini:

2. Hal yang saya lakukan untuk memperbaiki hasil belajar saya:

3. Kepada siapa saya minta bantuan untuk memperbaiki hasil belajar saya:

4. Pandangan saya terhadap usaha belajar yang telah saya lakukan:

1       2       3        4        5

Lingkari salah satu angka untuk menggambarkan:

1 = sangat tidak puas 4 = puas

2 = tidak puas 5 = sangat puas

3 = biasa saja

 

B. Merefleksi Strategi Pembelajaran:

Apa yang Sudah Baik dan Perlu Ditingkatkan

Bapak dan Ibu telah selesai mengajarkan Bab I. Silakan menandai hal-hal yang telah Bapak dan Ibu lakukan selama berkegiatan dengan peserta didik untuk mengeksplorasi Bab I ini.

 

Tabel 1.15 Tabel Refleksi Strategi Pembelajaran

No.

Pendekatan/Strategi

Sudah Saya Lakukan

Sudah Saya Lakukan, tetapi Belum Efektif

Masih Perlu Saya Tingkatkan Lagi

1

Saya sudah menyiapkan media dan alat peraga sebelum memulai pembelajaran.

 

 

 

2

Saya sudah melakukan kegiatan pendahuluan dan mengajak peserta didik berdiskusi mencurahkan pengetahuan latar mereka tema yang akan dibahas pada bab I.

 

 

 

3

Saya sudah memastikan kemampuan peserta didik memahami, menganalisis dan merefleksi bacaan dengan memperkenalkan strategi sebelum, selama, dan sesudah membaca.

 

 

 

4

Saya sudah mengoptimalkan partisipasi peserta didik dengan memasangkan dan mengelompokkan mereka dengan teman yang tepat.

 

 

 

5

Saya sudah mengelaborasi tanggapan seluruh peserta didik dalam kegiatan berdiskusi

 

 

 

6

Saya sudah memberikan alternatif kegiatan pendampingan dan pengayaan sesuai dengan kompetensi peserta didik.

 

 

 

7

Saya sudah memperhatikan reaksi peserta didik dan menyesuaikan strategi pembelajaran dengan rentang perhatian dan minat peserta didik.

 

 

 

8

Saya sudah memilih dan menggunakan media dan alat peraga pembelajaran yang relevan di luar yang disarankan buku guru ini.

 

 

 

9

Saya melakukan pemetaan terhadap kemampuan peserta didik pada setiap kegiatan yang diukur dalam tes formatif pembelajaran.

 

 

 

10

Saya telah mengumpulkan hasil pekerjaan peserta didik sebagai asesmen formatif peserta didik.

 

 

 

11

Saya telah mengajak peserta didik merefleksi pemahaman dan keterampilan mereka pada akhir pembelajaran Bab I.

 

 

 

 

Keberhasilan yang saya rasakan dalam mengajarkan bab ini:

...................................................................................................................................

Kesulitan yang saya alami dan akan saya perbaiki untuk bab berikutnya:

...................................................................................................................................

Kegiatan yang paling disukai peserta didik:

...................................................................................................................................

Kegiatan yang paling sulit dilakukan peserta didik:

...................................................................................................................................

Buku atau sumber lain yang saya gunakan untuk mengajar bab ini:

...................................................................................................................................

 

 

G.  ASESMEN/ PENILAIAN

a. Asesmen Penempatan atau Diagnosis

Tabel 1.1Contoh Asesmen Diagnosis

No

Nama Peserta Didik

Mengenali Arti Kosakata pada Kamus

Menganalisis Efektivitas Sajian pada Pamflet

Menganalisis Teks Deskripsi Lisan

Menulis Teks Deskripsi Sederhana

1

Haidar

 

 

 

 

2

Halwa

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

dst.

 

 

 

 

 

 

b. Asesmen Formatif

Bab I dapat digunakan untukmemediasi diskusi dengan peserta didik. Gunakan tabel pada Buku Siswauntuk mengeksplorasi pengetahuan mereka tentang benda-benda yangditampilkan pada gambar dan benda-benda yang belum mereka ketahui.

Peserta didik juga dapat menambahkan pertanyaan tentang benda yangbelum diketahui. Kegiatan curah gagasan ini dapat dilakukan secaraindividual. Namun demikian, guru dapat melakukannya dalam diskusiklasikal untuk seluruh kelas. Kegiatan klasikal ini membiasakan pesertadidik dengan aturan berdiskusi dan menyampaikan pendapat. Selain itu,guru dapat memperagakan proses berpikir ketika memirsa gambar kepadaseluruh peserta didik di kelas.

Tabel 1.2 Contoh Tabel Ceklis Pengetahuan Latar

Saya Sudah Tahu

Saya Belum Tahu

Ini gunung yang menjadi tempat wisata. Di daerah tempat tinggal saya ada gunung seperti ini, namanya Gunung Rinjani. Saya tahu tentang Gunung Rinjani, tetapi belum pernah ke sana.

Saya belum tahu nama gunung yang ditunjukkan di gambar ini. Nanti mungkin dijelaskan di bacaan.

Menilik judul bab, mestinya makanan pada gambar ini adalah makanan khas daerah tertentu.

Saya belum tahu tentang gambar makanan yang bentuknya seperti keripik ini. Saya ingin tahu: dari daerah mana asalnya? Terbuat dari apakah ia? Bagaimana rasanya?

 

Peserta didik dalam lembar penilaian berikut ini. Guru tentunya dapat mengembangkan lembar penilaian yang berbeda.

 

Tabel 1.3 Tabel Penilaian Kegiatan Menjelajahi Makna Kata

Peserta didik tidak mengisi kalimat rumpang atau mengisi, tetapi semua jawaban salah.

 

 

 

Nilai = 1

Peserta didik mengisi semua kalimat rumpang setelah mencari arti kata tersebut pada kamus, tetapi hanya terdapat satu jawaban yang tepat

 

 

 

Nilai = 2

Peserta didik mengisi semua kalimat rumpang setelah mencari arti kata tersebut pada kamus, tetapi terdapat satu jawaban yang kurang tepat.

 

 

Nilai = 3

Peserta didik menjawab lima kalimat rumpang dengan tepat sehingga menunjukkan pemahamannya tentang kosakata yang diujikan pada kalimat tersebut.

 

Nilai = 4

 

 

 

 

 

 

 

 

H.  KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Kegiatan Pengayaan

Inspirasi Kegiatan Pengayaan: Berlatih Menavigasi IsiKamus

Kamus cetak dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran yangmenyenangkan. Salah satunya, Mencari Kata Misterius.

a. Bagi peserta didik dalam kelompok sebanyak jumlah kamus di kelas(guru dapat meminjam kamus dari perpustakaan sekolah). Mintanpeserta didik mencari kata-kata misterius bersama-sama.

b. Guru memberikan beberapa petunjuk kata misterius tersebut,misalnya: menyebutkan dua huruf pertama kata tersebut,kemudian jumlah huruf atau jumlah suku kata yang dimilikinya.

c. Setiap kelompok mencari kata tersebut di kamus, lalu perwakilansetiap kelompok berlomba menuliskan kata tersebut di papan tulis.Pemenangnya adalah kelompok yang berhasil menuliskan katadengan tepat terlebih dulu.

d. Kelompok tersebut lalu membaca kata tersebut dengan ejaan yangtepat dan membacakan arti kata tersebut.

 

Kegiatan Remedial

Inspirasi Kegiatan Pendampingan untuk Peserta Didikyang Belum Terampil Memahami Bacaan

Minggu awal ini adalah saat yang tepat untuk melakukan pengamatanawal terhadap kemampuan membaca peserta didik Anda. Pesertadidik kelas tujuh yang belum lancar membaca memerlukanpendampingan. Pada kegiatan kelompok atau kegiatan membacaberpasangan. Tandai peserta didik yang kurang dapat mengelaborasitanggapan baik secara lisan maupun tertulis. Peserta didik-pesertadidik ini perlu mendapatkan bimbingan membaca secara terpisahdari teman-temannya.

LAMPIRAN 

A.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pertemuan Ke-1

 

Nama :

Kelas :

Petunjuk!

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. Apa objek yang dideskripsikan dalam tulisan Rafa di atas?

2. Di kota mana objek tersebut berada?

3. Pada pengantar tulisan, mengapa disebutkan Rafa tak menyesal mengusulkan destinasi wisata ini kepada keluarganya?

4. Tuliskan kembali dua kutipan kalimat Rafa yang menunjukkan kesannya terhadap objek tersebut!

a. _____________________________________________________

b. _____________________________________________________

5. Tempat wisata tak hanya menyuguhkan pemandangan yanginstagramable, tetapi juga kisah di balik terbentuknya bentang alam,cerita di balik pembuatan cendera mata, serta makanan khas daerahtersebut. Kegiatan apakah yang pernah kalian lakukan saat berwisataselain mendokumentasikan keindahan tempat tersebut?

6. “Jangan ambil apa pun selain foto, jangan bunuh apa pun selain waktu,dan jangan tinggalkan apa pun selain jejak kakimu,” merupakanungkapan penting yang perlu dicamkan oleh pengunjung tempat wisata.Menurut kalian, apa maksud pernyataan tersebut?

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Apabila menulis di media sosial, kalian dapat menyapa pembaca dengan lebih akrab. Ini adalah beberapa contoh kalimat menyapa pembaca yang ditulis Rafa di blognya.

(a) “Bagus, ya? Pasti kalian tidak tahu aku sedang menggigil kedinginan.”

(b) “Apabila kalian berswafoto di sana, kalian akan mendapatkan latar lembah yang mengepung Kota Takengon di kejauhan. Keren, kan?”

Sekarang tulislah beberapa ungkapan lain yang digunakan Rafa untuk menyapa pembaca blognya.

1. _______________________________________________________

2. _______________________________________________________

3. _______________________________________________________

 

Isilah kalimat tidak lengkap dan rumpang ini dengan katakatamu sendiri.

1.  Suvenir yang dibuat oleh perajin di daerahku adalah ________________

2.  Sifat kedua kakak beradik itu sangat kontras. Berbeda dengan sang adik yang banyak berbicara, sang kakak_______________________________

3.  Banyak tempat wisata menawarkan pemandangan indah sebagai latar swafoto. Pemandangan indah yang digunakan sebagai latar swafoto di Pantan Terong adalah __________________________________________

4.  Rafa ikut membantu para perajin lokal dengan cara _________________

5.  Senja datang, mentari pun meredup. Semburatnya berwarna ________, warna yang kusuka.

 

B.  BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Jurnal membaca bertujuan untuk memantau kegiatan membaca peserta didik. Jurnal membaca sebaiknya tidak membebani peserta didik dengan tagihan yang terlalu berat bagi peserta didik agar tidak mengganggu kenikmatan membaca. Pada jurnal ini, peserta didik diminta untuk mengutip beberapa kalimat yang menunjukkan struktur deskriptif yang menarik, baik pada buku fiksi maupun nonfiksi. Peserta didik juga diminta untuk menuliskan tanggapan atau komentarnya terhadap kutipan tersebut. Komentar atau opini peserta didik ini tidak bernilai benar atau salah. Dalam memeriksa Jurnal Membaca, sebaiknya guru:

1.  Memeriksa apakah peserta didik telah mengisi poin pertanyaan pada Jurnal Membaca.

2.  Membubuhkan penanda (misalnya stempel, tanda tangan, paraf, atau stiker) bahwa guru sudah membaca jurnal tersebut.

3.  Memberikan komentar, misalnya guru setuju dengan komentar peserta didik tersebut, atau bahwa komentar peserta didik tersebut menarik.

Selain Jurnal Membaca, peserta didik kelas tujuh juga diminta untuk membuat Catatan Kata berupa kumpulan kata-kata yang menarik atau baru dari buku atau artikel yang dibacanya. Guru sebaiknya meluangkan waktu bagi peserta didik untuk membagi catatan katanya kepada teman-temannya. Dalam waktu khusus ini, peserta didik menjelaskan mengapa kata tersebut menarik perhatiannya. Apabila kata-kata itu dianggap sulit, guru dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk membagi pengetahuan atau prediksinya terhadap kata tersebut. Guru juga dapat meluangkan waktu untuk menelusuri arti kata tersebut bersama dengan peserta didik.

 

C.   GLOSARIUM

GLOSARIUM

alur konten capaian pembelajaran: elemen turunan dari capaian pembelajaran yang menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang

alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik

asesmen: upaya untuk mendapatkan data dari proses dan hasil pembelajaran untuk mengetahui pencapaian peserta didik di kelas pada materi pembelajaran tertentu

asesmen diagnosis: asesmen yang dilakukan di awal tahun ajaran guna memetakan kompetensi peserta didik agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat

asesmen formatif: pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh guru atau siswa dalam proses pembelajaran

asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara menyeluruh yang meliputi keseluruhan aspek kompetensi yang dinilai dan biasanya dilakukan pada akhir periode belajar

aural: kegiatan yang berkaitan dengan telinga atau indra pendengaran, misalnya menyimak presentasi

alur: rangkaian peristiwa yang direka dan dijalin dengan saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian

antagonis: tokoh dalam karya sastra yang merupakan penentang dari tokoh utama; tokoh lawan

blog: catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses oleh siapa saja

capaian pembelajaran: kemampuan di akhir masa pembelajaran yang diperoleh melalui serangkaian proses pembelajaran

curah gagasan: kegiatan menggali pengetahuan latar peserta didik tentang tema pada bacaan

diksi: pilihan kata yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (seperti yang diharapkan)

fakta: hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi

fiksi: cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya)

genre: jenis teks pada sebuah bacaan, misalnya fantasi

gelar wicara: acara bincang-bincang di media elektronik yang melibatkan beberapa orang pembicara

inferensial: dapat disimpulkan

infografik: informasi yang disampaikan dalam bentuk grafik

jurnalis: orang yang pekerjaannya mengumpulkan dan menulis berita di media massa cetak atau elektronik; wartawan

kompetensi: kemampuan atau kecakapan seseorang untuk mengerjakan pekerjaan tertentu

literasi berimbang: penerapan kegiatan menyimak, membaca, memirsa, serta menyajikan gagasan secara seimbang dalam membimbing peserta didik memahami dan menelaah bacaan

literasi informasi: kecakapan menganalisis, memilih, dan mengevaluasi informasi yang tersaji di media berdasarkan ketepatan dan kebermanfaatannya

menyunting: mengedit naskah; menyiapkan naskah siap cetak atau siap terbit dengan memperhatikan segi sistematika penyajian, isi, dan bahasa (menyangkut ejaan, diksi, dan struktur kalimat)

menganotasi: menandai kosakata, frasa, atau kalimat dalam bacaan yang belum dipahami

membaca nyaring: membacakan buku atau kutipan dari buku kepada orang lain secara nyaring dengan tujuan untuk menarik minat membaca

membaca sepintas: membaca sesingkat mungkin sambil mencatat ide pokok di setiap paragraf

pojok baca kelas: bagian dari kelas yang dilengkapi dengan rak buku berisikan buku-buku pengayaan sesuai jenjang untuk dibaca peserta didik selama berada di kelas

proyek kelas: tugas pembelajaran yang kompleks melibatkan beberapa kegiatan untuk dilakukan peserta didik secara kolaboratif dengan serangkaian proses mulai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan

prediksi: prakiraan tentang sesuatu

teks multimodal: teks yang menggabungkan dua atau lebih moda semiotik: visual, gestur, gerak, suara, warna, tatapan, dan objek

teks deskripsi: teks yang melukiskan sesuatu sesuai dengan keadaan sebenarnya sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa yang dilukiskan itu sesuai dengan citra penulisnya

teks prosedur: teks yang memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi untuk melakukan sesuatu

 

 

D.   DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA

Abidin, Yunus. 2019. Konsep Dasar Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara

Alwi, Hasan.dkk. 1993. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Jakarta: Departemen

Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2015. Majalah Bahasa dan Sastra Nuansa no. 2. Jakarta.

Bauer, Marion. 2005. What’s Your Story? Langkah-Langkah Jitu Menulis Cerita Fiksi dengan “Enjoy” dan “Fun”. Bandung: MLC.

Culham, Ruth. 2010. Traits of Writing: The Complete Guide for Middle School. Scholastic Teaching Resources.

Dewayani, Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Kanisius.

Dong In, Chwe. 2012. Diet Sihir 10 Kg. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Eggins, S. 2004. An introduction to systemic functional linguistics (2nd ed.). London: Pinter.

Fisher, Douglas, dkk. This is Balanced Literacy. Corwin.

Fountas, I.C. & Pinnell, G.S. 1996. Guided reading: Good first teaching for all children. Heinemann.

Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. (2010). The Continuum of Literacy Learning. Grades PreK to 8. Heinemann.

Hammond, J., and Derewianka, B. 2001. Genre. In R. Carter & D. Nunan (Eds). The Cambridge Guide to Teaching English to

Speakers of Other Languages. Cambridge: Cambridge University Press.

Harsiati, Titik.dkk. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMP-MTs Kelas VII. Solo: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Harsiati, Titik.dkk. 2017. Buku Guru Bahasa Indonesia untuk SMP-MTs Kelas VII. Solo: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Ivano, Eko. 2018. Senior. Bandung: Pastel Books

Javed, M., Eng, L. S., & Mohammed, A. R. (2015). Developing reading comprehension modules to facilitate comprehension among Malaysian secondary school ESL students. International Journal of Instruction, (8) 2: 139 - 154.

Marisyah et al. (2019). Pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai FIP Universitas Pahlawan, 33(11), 1514.

Mullenheim, Sophie. dkk. 2011. Kumpulan Dongeng Dunia Mimpi. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.

Mulyadi, Yadi. dkk. 2016. Intisari Tata Bahasa Indonesia untuk SMP dan SMA. Bandung: Yrama Widya.

Mulyadi, Yadi. dkk. 2016. Intisari Sastra Indonesia untuk SMP dan SMA. Bandung: Yrama Widya.

Mulyadi, Yadi. dkk. 2016. Buku Teks Pendamping Bahasa Indonesia untuk Siswa SMP-MTs Kelas VII. Bandung: Yrama Widya.

Nurhadi. 2017. Handbook of Writing, Panduan Lengkap Menulis. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.

Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.

Sumantri, Maman.dkk. 1985. Pedoman Surat Menyurat. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Swales, J.M. 1990. Genre Analysis- English in Academic Research Settings. Cambridge University Press.

Rasinski, Timothy. dkk. (Eds.) 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices. The Guilford Press.

Tereliye. 2010. Serial Anak-Anak Mamak: Pukat. Jakarta: Republika.

Tereliye. 2013. Serial Anak-Anak Mamak: Amelia. Jakarta: Republika.

Treasures Grade 7. Grammar and Writing Handbook. Macmillan.McGraw-Hill.

Vadasy, Patricia, F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. The Guilford Press.

 

                                                                                              

 

Komentar

Postingan Populer